Batas penutupan transfer pemain putaran kedua tinggal menghitung hari.
Tercatat sudah enam pemain baru bergabung ke skuad Macan Kemayoran
untuk putaran kedua.
Ada dua nama muka lama yakni, Andritany dan M. Ilham yang kembali
berseragam kebesaran oranye. Ada pula dua eks pemain PSPS yakni Rohit
Chand dan Glen Poluakan, ditambah pemain pinjaman Arema, Alfarizi,
ditutup dengan hadirnya Emmanuel Kenmogne, pemain yang terakhir bermain
untuk Liga Belgia.
Rohit Chand, M. Ilham, Alfarizi, dan Emmanuel Kenmogne sudah
memperlihatkan kalau Persija tidak salah merekrut mereka, setidaknya
dengan aksi mereka di dua pertandingan yang sudah dilalui Persija.
Sementara itu Glen Poluakan dan Andritany harus bersabar untuk bisa
memberikan penampilan terbaiknya. Baru Glen yang diberikan kesempatan
untuk bermain di menit-menit akhir menggantikan Ismed Sofyan, saat
Persija membungkam Barito Putera 3-1, di Stadion Manahan, Solo (15/5).
Itu sekilas gambaran pemain-pemain baru Persija di dua pertandingan
awal putaran kedua yang sudah dijalani, lalu kembali ke bahasan yang
menjadi judul tulisan ini, bagaimana dengan nasib Bepe? Apakah dia akan
memperkuat Persija? Atau aksi tandatangan dukungan #BepeForPersija
menjadi sia-sia belaka?
Seluruh lapisan suporter Persija sudah satu suara untuk mendesak manajemen segera menarik kembali Bambang Pamungkas
ke dalam tim. Berbagai aksi dilakukan mulai dari aksi tanda tangan di
Bundaran HI, kegiatan serupa juga dilakukan The Jakmania hampir di
seluruh daerah, bahkan puncaknya, dibentangkan spanduk #BepeForPersija
dalam dua laga kandang Persija di Manahan.
H-9 terhitung sejak tulisan ini rilis, belum ada tanda-tanda bahwa
ada kata sepakat antara manajemen dengan Bambang Pamungkas. Entah apa
yang ada di pikiran manajemen saat ini, ketika bicara logika mampu untuk
mendatangkan pemain baru dengan kata lain, sudah memiliki uang, tapi
kenapa tidak juga membereskan segala bentuk kewajiban yang harus
ditanggung kepada pemain-pemain yang belum terbayarkan, termasuk kepada
Bepe? Bukankah ini yang menjadi “mahar” kepada manajemen dari si pemilik
nomor punggung 20 agar bisa kembali ke “rumahnya” ?
Akankah pada 25 Mei nanti, The Jakmania bisa kembali menyaksikan aksi
dari “Captain” memperkuat tim dengan 10 gelar juara di Indonesia ini?
Atau justru sang legenda kembali berkutat dengan kesibukannya di laman
tempat tulisan ini dimuat?
Wallahualam…
Penulis: Adzani Alwianto
Sumber: SportSatu.Com

